{"id":14359,"date":"2021-03-01T16:00:37","date_gmt":"2021-03-01T08:00:37","guid":{"rendered":"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/?p=14359"},"modified":"2021-11-08T15:56:51","modified_gmt":"2021-11-08T07:56:51","slug":"contoh-surat-perjanjian-jual-beli-tanah-yang-baik-dan-benar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/contoh-surat-perjanjian-jual-beli-tanah-yang-baik-dan-benar\/","title":{"rendered":"Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah yang Baik dan Benar"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/contoh-surat-perjanjian-jual-beli-tanah-yang-baik-dan-benar\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><strong>Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah yang Baik dan Benar<\/strong> <\/a>&#8211; Pernahkah anda mendengar tentang surat perjanjian jual beli tanah? Mungkin beberapa orang sudah tidak asing lagi dengan surat satu ini. Surat perjanjian jual beli tanah ini merupakan salah satu hal penting dan berguna bagi anda yang hendak menjual atau membeli tanah. Dengan surat ini, anda akan dapat dihindarkan dari perkara-perkara tanah yang sering terjadi saat ini. Inilah yang menjadikan surat ini menjadi surat yang sangat penting dan harus ada saat transaksi jual beli tanah.<\/p>\n<p><!--more--><\/p>\n<h3>Apa itu Surat Perjanjian Jual Beli Tanah?<\/h3>\n<p>Banyak orang yang belum mengetahui tentang surat perjanjian yang sangat satu ini. Surat perjanjian jual beli tanah merupakan dokumen yang dibuat sebagai ikatan kesepakatan awal karena ada suatu hal yang perlu diselesaikan antara pembeli dengan penjual sebelum membuat akta jual beli. Biasanya, dokumen ini dibuat tanpa melibatkan seorang notaris, sehingga termasuk tulisan\/perjanjian dibawh tangan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_14361\" aria-describedby=\"caption-attachment-14361\" style=\"width: 1280px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-14361 size-full\" src=\"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/pexels-pixabay-48195-1.jpg\" alt=\"Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah yang Baik dan Benar \" width=\"1280\" height=\"851\" srcset=\"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/pexels-pixabay-48195-1.jpg 1280w, https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/pexels-pixabay-48195-1-300x199.jpg 300w, https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/pexels-pixabay-48195-1-1024x681.jpg 1024w, https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/pexels-pixabay-48195-1-768x511.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-14361\" class=\"wp-caption-text\"><em>Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah yang Baik dan Benar | Image Source : Pexels.com<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p>Surat ini dibuat guna mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan yang dapat terjadia kepada anda. Surat ini bukan hanya melindungi anda sebagai pembeli tanah, melainkan dapat melindungi and ajika anda menjadi penjual. Pada intinya, surat perjanjian jual beli tanah ini dapat mengantisipasi jika salah satu pihak melakukan ingkar janji. Maka dari itu, surat satu ini haruslah dibuat dengan sebaik-baiknya karena merupakan surat penting.<\/p>\n<h3>Poin-poin Penting yang Harus Tercantum Dalam Surat<\/h3>\n<p>Dalam membuat surat perjanjian, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan dalam surat ini. Serta ada beberapa poin penting yang harus tercantum dalam surat penting satu ini, berikut poin-poinnya :<\/p>\n<p><strong>1. Informasi surat lengkap<\/strong><\/p>\n<p>Cantumkan informasi secara lengkap seperti, identitas diri penjual (pihak pertama) dan pembeli (pihak kedua). Serta cantumkan alamat lengkap dan posisi lahan yang tepat.<\/p>\n<p><strong>2. Uang muka dan cara pembayaran<\/strong><\/p>\n<p>Selain nominal, uang muka dan cara pembayaran juga harus dicantumkan dengan jelas dalam surat satu ini. uang muka atau down payment merupakan sejumlah uang yang dianggap sebagai tanda jadi pembeli kepada penjual.<\/p>\n<p><strong>3. Pernyataan pembebanan biaya<\/strong><\/p>\n<p>Dalam surat perjanjian jual beli tanah anda akan mencantumkan beberapa pasal penting. Contohnya untuk tanggungan biaya ketika ingin melakukan balik nama, pajak, iuran dan biaya lahan lainnya.<\/p>\n<p><strong>4. Pasal-pasal yang mengikat<\/strong><\/p>\n<p>Beberapa pasal yang mengikat status secara hukum begitu penting untuk anda perhatikan. Mulai dari pasal penyerahan lahan, status kepemilikan tanah, masa berlaku hingga perjanjian untuk penyelesaian perselisihan.<\/p>\n<p>Sekian hal-hal yang perlu anda perhatikan dalam pembuatan surat perjanjian ini. Berikutnya kami akan memberikan contoh surat perjanjian yang baik dan benar, yang bisa anda gunakan sebagai acuan. Simak contohnya yang baik dan benar dibawah ini.<\/p>\n<div class=\"su-note\"  style=\"border-color:#d7d7d7;border-radius:3px;-moz-border-radius:3px;-webkit-border-radius:3px;\"><div class=\"su-note-inner su-u-clearfix su-u-trim\" style=\"background-color:#F1f1f1;border-color:#ffffff;color:#000000;border-radius:3px;-moz-border-radius:3px;-webkit-border-radius:3px;\">\n<h3 style=\"text-align: center;\"><strong>Surat Perjanjian Jual Beli Tanah<\/strong><\/h3>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Yang bertanda tangan di bawah ini:<\/p>\n<p>Nama : \u2026\u2026\u2026\u2026\u2026..<\/p>\n<p>Umur : \u2026\u2026\u2026\u2026\u2026..<\/p>\n<p>Pekerjaan : \u2026\u2026\u2026\u2026\u2026..<\/p>\n<p>Alamat : \u2026\u2026\u2026\u2026\u2026..<\/p>\n<p>No. KTP\/SIM : \u2026\u2026\u2026\u2026\u2026..<\/p>\n<p>Dalam hal ini bertindak atas nama diri pribadi yang selanjutnya disebut <strong>PIHAK PERTAMA<\/strong><\/p>\n<p>Nama : \u2026\u2026\u2026\u2026\u2026..<\/p>\n<p>Umur : \u2026\u2026\u2026\u2026\u2026..<\/p>\n<p>Pekerjaan : \u2026\u2026\u2026\u2026\u2026..<\/p>\n<p>Alamat : \u2026\u2026\u2026\u2026\u2026..<\/p>\n<p>No. KTP\/SIM : \u2026\u2026\u2026\u2026\u2026..<\/p>\n<p>Dalam hal ini bertindak atas nama diri pribadi yang selanjutnya disebut <strong>PIHAK KEDUA<\/strong><\/p>\n<p>Para pihak menerangkan terlebih dahulu: \u2014\u2014\u2014\u2014\u2014\u2014\u2014\u2014\u2014\u2014\u2014\u2014\u2014\u2014\u2014\u2014\u2014<\/p>\n<p>Bahwa <strong>PIHAK PERTAMA<\/strong> adalah yang paling berhak penuh dan pemilik sah sebidang tanah Hak Milik yang diuraikan dalam ( \u2014\u2014\u2014nomer sertifikat tanah\u2014\u2014\u2014 ), yang terletak di ( \u2014\u2014\u2014alamat lengkap lokasi tanah\u2014\u2014\u2014 ), dan diuraikan lebih lanjut dalam ( \u2014\u2014\u2014nomer gambar situasi\u2014\u2014\u2014 ), seluas [( \u2014) (\u2014luas tanah dalam huruf\u2014)] meter persegi, dengan batas-batas:<\/p>\n<p>Utara : \u2026\u2026\u2026\u2026\u2026\u2026..<\/p>\n<p>Selatan : \u2026\u2026\u2026\u2026\u2026\u2026..<\/p>\n<p>Barat : \u2026\u2026\u2026\u2026\u2026\u2026..<\/p>\n<p>Timur : \u2026\u2026\u2026\u2026\u2026\u2026..<\/p>\n<p>Dan untuk selanjutnya disebut <strong>TANAH<\/strong>.<\/p>\n<p>Bahwa <strong>PIHAK PERTAMA<\/strong> akan menyewakan <strong>TANAH<\/strong> tersebut di atas kepada <strong>PIHAK KEDUA<\/strong> dan <strong>PIHAK KEDUA<\/strong> benar-benar telah menyatakan persetujuannya untuk menyewa <strong>TANAH<\/strong> dari <strong>PIHAK PERTAMA<\/strong>.<\/p>\n<p>Bahwa para pihak menerangkan, bahwa <strong>PIHAK PERTAMA<\/strong> dengan ini menyewakan kepada <strong>PIHAK KEDUA<\/strong>, yang dengan ini menyewa <strong>TANAH<\/strong> dari <strong>PIHAK PERTAMA<\/strong>, yang ditanda tangani oleh kedua belah pihak dengan materei cukup serta dilampirkan dalam perjanjian ini.<\/p>\n<p>Selanjutnya para pihak menerangkan bahwa sewa-menyewa <strong>TANAH<\/strong> ini dilangsungkan dan diterima dengan syarat-syarat ketentuan-ketentuan yang diatur dalam 13 (tiga belas) pasal, seperti berikut di bawah ini :<\/p>\n<p><strong>Pasal 1 \u2013 JANGKA WAKTU SEWA<\/strong><\/p>\n<p>Sewa-menyewa ini dilangsungkan dan diterima untuk jangka waktu [(\u2014\u2014 ) ( \u2014 waktu dalam huruf\u2014)], terhitung sejak tanggal ( \u2014\u2014 tanggal, bulan, dan tahun \u2014\u2014 ) dan berakhir pada tanggal ( \u2014\u2014tanggal, bulan, dan tahun\u2014\u2014 ).<\/p>\n<p>Setelah jangka waktu tersebut berakhir dan <strong>PIHAK KEDUA<\/strong> bermaksud untuk memperpanjang, maka <strong>PIHAK KEDUA<\/strong> harus memberitahukan kepada <strong>PIHAK PERTAMA<\/strong> secara tertulis, selambat-lambatnya [(\u2014\u2014) (\u2014waktu dalam huruf\u2014)] bulan sebelum berakhirnya perjanjian ini.<\/p>\n<p>Syarat-syarat serta ketentuan-ketentuan perihal perpanjangan sewa tanah tersebut akan ditentukan dalam Surat Perjanjian tersendiri.<\/p>\n<p><strong>PASAL 2 \u2013 HARGA SEWA<\/strong><\/p>\n<p>Harga sewa TANAH ditetapkan sebesar [(\u2014Rp. \u2014\u2014\u2014,00) (\u2014\u2014jumlah uang dalam huruf\u2014\u2014 )] per tahun atau [(\u2014Rp. \u2014\u2014\u2014,00) (\u2014\u2014jumlah uang dalam huruf\u2014\u2014 )] untuk keseluruhan jangka waktu sewa dan uang tersebut akan diberikan <strong>PIHAK KEDUA<\/strong> kepada <strong>PIHAK PERTAMA<\/strong> bersamaan dengan penandatanganan Surat Perjanjian ini sebagai tanda pelunasan dari seluruh jumlah uang sewa termaksud.<\/p>\n<p><strong>PIHAK PERTAMA<\/strong> akan memberikan tanda bukti penerimaan tersendiri kepada <strong>PIHAK KEDUA<\/strong>.<\/p>\n<p><strong>PIHAK PERTAMA<\/strong> dalam masa sewa-menyewa ini sama sekali tidak diperbolehkan mengambil uang sewa tambahan lagi dari <strong>PIHAK KEDUA<\/strong> dengan mengemukakan dalih atau alasan apapun juga.<\/p>\n<p><strong>PASAL 3 \u2013 SERAH TERIMA TANAH<\/strong><\/p>\n<p>Pada saat perjanjian ini, <strong>PIHAK PERTAMA<\/strong> menyerahkan <strong>TANAH<\/strong> kepada <strong>PIHAK KEDUA<\/strong>.<\/p>\n<p><strong>PIHAK KEDUA<\/strong> menerima penyerahan <strong>TANAH<\/strong> sesuai menurut kondisi nyata pada hari penyerahan tersebut.<\/p>\n<p>Penyerahan <strong>TANAH<\/strong> dari <strong>PIHAK PERTAMA<\/strong> kepada <strong>PIHAK KEDUA<\/strong> dituangkan dalam suatu Berita Acara Serah Terima.<\/p>\n<p><strong>Pasal 4 \u2013 PENGGUNAAN TANAH<\/strong><\/p>\n<p><strong>PIHAK KEDUA<\/strong> berhak sepenuhnya untuk menggunakan <strong>TANAH<\/strong> yang disewanya dengan perjanjian ini untuk ( \u2014\u2014\u2014\u2014\u2014\u2014\u2014\u2014\u2014- ) atas tanggung jawab <strong>PIHAK KEDUA<\/strong> sendiri dan dengan memperhatikan serta mentaati segala peraturan-peraturan hukum yang berlaku.<\/p>\n<p><strong>PIHAK KEDUA<\/strong> tidak akan mempergunakan <strong>TANAH<\/strong> untuk tujuan yang lain dari pada yang disepakati dalam perjanjian ini, kecuali telah mendapat ijin tertulis dari <strong>PIHAK PERTAMA<\/strong>.<\/p>\n<p><strong>Pasal 5 \u2013 PEMELIHARAAN TANAH<\/strong><\/p>\n<p><strong>PIHAK KEDUA<\/strong> diwajibkan untuk memelihara <strong>TANAH<\/strong> yang disewanya dengan sebaik-baiknya dengan ongkos atau biaya pemeliharaan <strong>PIHAK KEDUA<\/strong> sendiri.<\/p>\n<p><strong>PIHAK PERTAMA<\/strong> akan mengambil tindakan-tindakan pencegahan untuk menjaga keamanan dalam lingkungan wilayah usaha <strong>PIHAK PERTAMA<\/strong>, namun <strong>PIHAK PERTAMA <\/strong>tidak bertanggung jawab atas tindakan-tindakan <strong>PIHAK KETIGA<\/strong> yang dapat menyebabkan kerugian pada <strong>PIHAK KEDUA<\/strong>.<\/p>\n<p><strong>Pasal 6 \u2013 PENGALIHAN SEWA<\/strong><\/p>\n<p>Dalam masa berlakunya perjanjian ini, <strong>PIHAK KEDUA<\/strong> tidak diperbolehkan untuk menyewakan kembali sebagian atau keseluruhan <strong>TANAH<\/strong> yang disewanya kepada <strong>PIHAK KETIGA<\/strong>, kecuali jika mendapat ijin tertulis dari <strong>PIHAK PERTAMA<\/strong> yang dituangkan dalam suatu perjanjian pengalihan sewa menyewa <strong>TANAH<\/strong>.<\/p>\n<p><strong>Pasal 7 \u2013 PAJAK, IURAN DAN PUNGUTAN<\/strong><\/p>\n<p>Segala macam pajak, iuran, dan pungutan uang yang berhubungan dengan <strong>TANAH <\/strong>di atas diberlakukan ketentuan sebagai berikut:<\/p>\n<p>Sejak sebelum hingga waktu ditandatanganinya perjanjian ini masih menjadi kewajiban dan tanggung jawab <strong>PIHAK PERTAMA<\/strong>.<\/p>\n<p>Setelah ditandatanganinya perjanjian ini dan seterusnya menjadi kewajiban dan tanggung jawab <strong>PIHAK KEDUA<\/strong>.<\/p>\n<p>Perbuatan atau tindakan yang melanggar hukum yang dilakukan <strong>PIHAK KEDUA<\/strong> sepenuhnya menjadi tanggung jawab <strong>PIHAK KEDUA<\/strong>.<\/p>\n<p><strong>Pasal 8 \u2013 KEWAJIBAN AHLI WARIS<\/strong><\/p>\n<p>Perjanjian ini tidak berakhir karena salah satu pihak meninggal dunia, melainkan akan tetap bersifat turun-temurun dan harus dipatuhi oleh para ahli waris atau penerima hak masing-masing pihak.<\/p>\n<p><strong>Pasal 9 \u2013 PELANGGARAN ATAU KECURANGAN<\/strong><\/p>\n<p>Apabila salah satu dari kedua belah pihak melakukan kecurangan atau melanggar serta tidak mentaati perjanjian ini, maka diberlakukan peraturan sebagai berikut:<\/p>\n<ul>\n<li>Apabila <strong>PIHAK KEDUA<\/strong> melakukan pelanggaran atau tidak mentaati perjanjian ini maka <strong>PIHAK PERTAMA<\/strong> berhak untuk minta perjanjian ini dibatalkan.<\/li>\n<li>Apabila <strong>PIHAK PERTAMA<\/strong> melakukan pelanggaran atau tidak mentaati perjanjian ini maka <strong>PIHAK PERTAMA<\/strong> wajib memberikan atau membayar ganti rugi kepada <strong>PIHAK KEDUA<\/strong>.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Besarnya ganti rugi tersebut ditetapkan oleh 3 (tiga) orang arbiter yang terdiri dari:<\/p>\n<ol>\n<li>Seorang arbiter yang ditunjuk <strong>PIHAK PERTAMA<\/strong>,<\/li>\n<li>Seorang arbiter yang ditunjuk <strong>PIHAK KEDUA<\/strong>, dan<\/li>\n<li>Seorang yang ditunjuk arbiter dari <strong>PIHAK PERTAMA<\/strong> dan <strong>PIHAK KEDUA<\/strong>.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Apabila keputusan para arbiter tidak memuaskan kedua belah pihak, masing-masing pihak bersepakat untuk membawa dan menyerahkan masalah tersebut kepada ( \u2014\u2014Kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri\u2014\u2014 ) untuk mengangkat 1 (satu) atau 2 (dua) orang arbiter baru guna melengkapi arbiter-arbiter yang telah ada.<\/p>\n<p><strong>Pasal 10 \u2013 PEMUTUSAN PERJANJIAN OLEH PIHAK PERTAMA<\/strong><\/p>\n<p><strong>PIHAK PERTAMA<\/strong> berhak untuk memutuskan hubungan sewa menyewa berdasarkan perjanjian ini tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada <strong>PIHAK KEDUA<\/strong> dalam hal-hal berikut:<\/p>\n<p>Apabila <strong>PIHAK KEDUA<\/strong> lalai membayar harga sewa, biaya perawatan, dan\/atau tagihan lainnya yang terhutang selama [(\u2014\u2014 ) ( \u2014waktu dalam huruf\u2014)] bulan setelah pembayaran harga sewa dan\/atau tagihan tersebut jatuh tempo.<\/p>\n<p>Apabila kegiatan atau usaha <strong>PIHAK KEDUA<\/strong> dihentikan untuk sementara berdasarkan penetapan dari instansi yang berwenang, atau ijin usahanya dicabut oleh <strong>PIHAK PERTAMA<\/strong>.<\/p>\n<p><strong>Pasal 11 \u2013 PEMUTUSAN PERJANJIAN OLEH PIHAK KEDUA<\/strong><\/p>\n<p><strong>PIHAK KEDUA<\/strong> berhak untuk memutuskan hubungan sewa menyewa berdasarkan perjanjian ini sebelum berakhirnya jangka waktu sewa menyewa dengan syarat-syarat sebagai berkut:<\/p>\n<p><strong>PIHAK KEDUA<\/strong> memberitahukan secara tertulis perihal keinginannya itu kepada <strong>PIHAK PERTAMA<\/strong>, sekurang-kurangnya [(\u2014\u2014 ) (\u2014waktu dalam huruf\u2014)] bulan sebelum perjanjian ini putus.<strong>PIHAK PERTAMA<\/strong> akan memberikan jawaban secara tertulis kepada <strong>PIHAK KEDUA<\/strong> perihal permintaan tersebut dengan disertai dengan pemberitahuan hak-hak dan kewajiban-kewajiban lain yang harus dipenuhi kedua belah pihak.<\/p>\n<p><strong>PIHAK KEDUA<\/strong> tidak berhak menuntut pengembalian uang sewa dan biaya perawatan yang telah diterima oleh <strong>PIHAK PERTAMA<\/strong>.<\/p>\n<p><strong>Pasal 12 \u2013 PENYELESAIAN PERSELISIHAN<\/strong><\/p>\n<p>Hal-hal yang belum tercantum dalam perjanjian ini akan dibicarakan serta diselesaikan secara kekeluargaan melalui jalan musyawarah untuk mufakat oleh kedua belah pihak.<\/p>\n<p>Apabila terjadi perselisihan dan tidak bisa diselesaikan secara kekeluargaan atau musyawarah untuk mufakat, kedua belah pihak bersepakat untuk menyelesaikannya secara hukum dan kedua belah pihak telah sepakat untuk memilih tempat tinggal yang umum dan tetap di ( \u2014\u2014Kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri\u2014\u2014 ).<\/p>\n<p><strong>Pasal 13 \u2013 PENUTUP<\/strong><\/p>\n<p>Surat perjanjan sewa \u2013 menyewa tanah ini dibuat rangkap 2 (dua) dan ditandatangani kedua belah pihak di ( \u2014\u2013tempat\u2014\u2014) pada hari ( \u2014\u2014\u2014) tanggal [( \u2014\u2014) ( \u2014tanggal dalam huruf\u2014)] ( \u2014bulan dalam huruf\u2014) tahun [( \u2014-) ( \u2014tahun dalam huruf\u2014)] dimana masing-masing pihak berada dalam keadaan sadar serta tanpa adanya paksaan atau tekanan dari pihak manapun juga.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>PIHAK PERTAMA\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0PIHAK KEDUA<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>_____________________\u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 \u00a0 __________________<\/p>\n<p align=\"justify\"><\/div><\/div>\n<p align=\"justify\">Sekian Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah yang Baik dan Benar. Semoga bermanfaat dan dapat membantu anda yang sedang berkeinginan untuk mengurus surat perjanjian jual beli tanah. Jangan lupa untuk selalu teliti dalam setiap transaksi jual beli agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan. Simak juga artikel menarik lainnya hanya di <strong><a href=\"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">lokerbali.info Blog<\/a><\/strong>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah yang Baik dan Benar &#8211; Pernahkah anda mendengar tentang surat perjanjian jual beli tanah? Mungkin beberapa orang sudah tidak asing lagi dengan surat satu ini. Surat perjanjian jual beli tanah ini merupakan salah satu hal penting dan berguna bagi anda yang hendak menjual atau membeli tanah. Dengan surat ini, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":14363,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[260],"tags":[231,397,402,400],"class_list":["post-14359","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-contoh-surat","tag-contoh-surat","tag-contoh-surat-perjanjian","tag-contoh-surat-perjanjian-yang-baik-dan-benar","tag-surat-perjanjian"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.9 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah yang Baik dan Benar - Loker Bali Info Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Surat Perjanjian Jual Beli Tanah. Simak Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah yang Baik dan Benar disini. Simak artikel lainnya disini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/contoh-surat-perjanjian-jual-beli-tanah-yang-baik-dan-benar\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah yang Baik dan Benar - Loker Bali Info Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Surat Perjanjian Jual Beli Tanah. Simak Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah yang Baik dan Benar disini. Simak artikel lainnya disini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/contoh-surat-perjanjian-jual-beli-tanah-yang-baik-dan-benar\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Loker Bali Info Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-03-01T08:00:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-11-08T07:56:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/pexels-cytonn-photography-955395.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"854\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Lokerbali info\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Lokerbali info\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/contoh-surat-perjanjian-jual-beli-tanah-yang-baik-dan-benar\/\",\"url\":\"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/contoh-surat-perjanjian-jual-beli-tanah-yang-baik-dan-benar\/\",\"name\":\"Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah yang Baik dan Benar - Loker Bali Info Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/contoh-surat-perjanjian-jual-beli-tanah-yang-baik-dan-benar\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/contoh-surat-perjanjian-jual-beli-tanah-yang-baik-dan-benar\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/pexels-cytonn-photography-955395.jpg\",\"datePublished\":\"2021-03-01T08:00:37+00:00\",\"dateModified\":\"2021-11-08T07:56:51+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/#\/schema\/person\/dbb10fd2a17e1ac1a784386a93accbc2\"},\"description\":\"Surat Perjanjian Jual Beli Tanah. Simak Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah yang Baik dan Benar disini. Simak artikel lainnya disini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/contoh-surat-perjanjian-jual-beli-tanah-yang-baik-dan-benar\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/contoh-surat-perjanjian-jual-beli-tanah-yang-baik-dan-benar\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/contoh-surat-perjanjian-jual-beli-tanah-yang-baik-dan-benar\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/pexels-cytonn-photography-955395.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/pexels-cytonn-photography-955395.jpg\",\"width\":1280,\"height\":854,\"caption\":\"Surat Perjanjian Kerjasama Bisnis yang Baik dan Benar | Image Source : Pexels.com\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/contoh-surat-perjanjian-jual-beli-tanah-yang-baik-dan-benar\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Contoh Surat\",\"item\":\"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/category\/contoh-surat\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah yang Baik dan Benar\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/\",\"name\":\"Loker Bali Info Blog\",\"description\":\"Blog Loker Bali Info\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/#\/schema\/person\/dbb10fd2a17e1ac1a784386a93accbc2\",\"name\":\"Lokerbali info\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d3fdb64ccc218869883f8642214a6a29b59c959f6f9937f6a803a40f32434594?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d3fdb64ccc218869883f8642214a6a29b59c959f6f9937f6a803a40f32434594?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Lokerbali info\"},\"url\":\"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/author\/lokerbalidotinfo\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah yang Baik dan Benar - Loker Bali Info Blog","description":"Surat Perjanjian Jual Beli Tanah. Simak Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah yang Baik dan Benar disini. Simak artikel lainnya disini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/contoh-surat-perjanjian-jual-beli-tanah-yang-baik-dan-benar\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah yang Baik dan Benar - Loker Bali Info Blog","og_description":"Surat Perjanjian Jual Beli Tanah. Simak Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah yang Baik dan Benar disini. Simak artikel lainnya disini!","og_url":"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/contoh-surat-perjanjian-jual-beli-tanah-yang-baik-dan-benar\/","og_site_name":"Loker Bali Info Blog","article_published_time":"2021-03-01T08:00:37+00:00","article_modified_time":"2021-11-08T07:56:51+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":854,"url":"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/pexels-cytonn-photography-955395.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Lokerbali info","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Lokerbali info","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/contoh-surat-perjanjian-jual-beli-tanah-yang-baik-dan-benar\/","url":"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/contoh-surat-perjanjian-jual-beli-tanah-yang-baik-dan-benar\/","name":"Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah yang Baik dan Benar - Loker Bali Info Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/contoh-surat-perjanjian-jual-beli-tanah-yang-baik-dan-benar\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/contoh-surat-perjanjian-jual-beli-tanah-yang-baik-dan-benar\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/pexels-cytonn-photography-955395.jpg","datePublished":"2021-03-01T08:00:37+00:00","dateModified":"2021-11-08T07:56:51+00:00","author":{"@id":"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/#\/schema\/person\/dbb10fd2a17e1ac1a784386a93accbc2"},"description":"Surat Perjanjian Jual Beli Tanah. Simak Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah yang Baik dan Benar disini. Simak artikel lainnya disini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/contoh-surat-perjanjian-jual-beli-tanah-yang-baik-dan-benar\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/contoh-surat-perjanjian-jual-beli-tanah-yang-baik-dan-benar\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/contoh-surat-perjanjian-jual-beli-tanah-yang-baik-dan-benar\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/pexels-cytonn-photography-955395.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/03\/pexels-cytonn-photography-955395.jpg","width":1280,"height":854,"caption":"Surat Perjanjian Kerjasama Bisnis yang Baik dan Benar | Image Source : Pexels.com"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/contoh-surat-perjanjian-jual-beli-tanah-yang-baik-dan-benar\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Contoh Surat","item":"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/category\/contoh-surat\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah yang Baik dan Benar"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/","name":"Loker Bali Info Blog","description":"Blog Loker Bali Info","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/#\/schema\/person\/dbb10fd2a17e1ac1a784386a93accbc2","name":"Lokerbali info","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d3fdb64ccc218869883f8642214a6a29b59c959f6f9937f6a803a40f32434594?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d3fdb64ccc218869883f8642214a6a29b59c959f6f9937f6a803a40f32434594?s=96&d=mm&r=g","caption":"Lokerbali info"},"url":"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/author\/lokerbalidotinfo\/"}]}},"modified_by":"mahasakti","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14359","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14359"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14359\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15088,"href":"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14359\/revisions\/15088"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14363"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14359"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14359"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.lokerbali.info\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14359"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}