Perjanjian Kerja Bersama

Antara tenaga kerja dengan perusahaannya, tak jarang terjadi konflik yang diakibatkan perbedaan keinginan antara kedua belah pihak. Biasanya konflik yang terjadi tak jauh dari seputar jam kerja, upah, dan jaminan-jaminan kerja yang diberikan perusahaan kepada tenaga kerja. Untuk menghindari terjadinya konflik seperti itu, maka antara tenaga kerja dengan perusahaan haruslah dibuat perjanjian kerja bersama atau PKB.
Berdasarkan pasal 1 angka 21 UU RI Nomor 13 Tahun 2003 Tetang Ketenagakerjaan, yang dimaksud dengan perjanjian kerja bersama ialah perjanjian yang merupakan hasil perundingan antara serikat buruh atau beberapa serikat buruh yang tercatat pada instansi yang bertaggung jawab di bidang ketenagakerjaan dengan pengusaha dan atau beberapa pengusaha yang memuat syarat-syarat kerja, hak dan kewajiban kedua belah pihak.
Dalam hal perumusan perjanjian kerja bersama, permasalahan yang kerap muncul adalah ketika di dalam suatu perusahaan terdapat lebih dari satu serikat pekerja/serikat buruh, sehingga timbul permasalahan mengenai siapa yang berwenang melakukan perundingan PKB bersama pengusaha.

Prosedur Pembuatan Perjanjian Kerja Bersama

Prosedur pembuatan PKB diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Tata Cara Pembuatan Dan Pengesahan Peraturan Perusahaan Serta Pembuatan Dan Pendaftaran Perjanjian Kerja Bersama. Pada Pasal 14 ayat (1) Bab III Peraturan Perusahaan Bagian Kesatu Tata Cara Pembuatan Peraturan Perusahaan ditentukan bahwa PKB dirundingkan oleh serikat pekerja/serikat buruh atau beberapa serikat pekerja/serikat buruh yang telah tercatat pada instansi yang menyelenggarakan urusan di bidang ketenagakerjaan dengan pengusaha atau beberapa pengusaha. Kemudian pada ayat (2) ditentukan bahwa Perundingan PKB harus didasari itikad baik dan kemauan bebas kedua belah pihak. Kemudian ketentuan pada ayat (3), Perundingan PKB sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) dilakukan secara musyawarah untuk mufakat.

Perjanjian Kerja Bersama | sumber: pexels.com

Perjanjian Kerja Bersama | sumber: pexels.com

Perundingan Perjanjian Kerja Bersama

Selanjutnya lamanya perundingan PKB sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan berdasarkan kesepakatan para pihak dan dituangkan dalam tata tertib perundingan, sebagaimana ditentukan dalam ayat (4), Perjanjian kerja bersama dibuat melalui beberapa tahapan yaitu:
a) Tahap persiapan
b) Tahap perundingan
c) Tahap penyusunan

Dalam membuat perjanjian kerja bersama, ketentuan lebih lanjut untuk syarat dan prosedur pembuatan perjanjian kerja bersama telah diatur dalam Bab III Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Tata Cara Pembuatan Dan Pengesahan Peraturan Perusahaan Serta Pembuatan Dan Pendaftaran Perjanjian Kerja Bersama.

Perjanjian Kerja Bersama | sumber: pexels.com

Perjanjian Kerja Bersama | sumber: pexels.com

Pentingnya Perjanjian Kerja Bersama

Perjanjian kerja bersama ini merupakan hal penting yang harus dipahami oleh tenaga kerja dan perusahaan untuk menciptakan hubungan kerja yang kondusif, dan sama-sama untuk mengakomodir kebutuhan dan keinginan kedua belah pihak secara mufakat. Jadi bagi kalian yang baru saja diterima kerja dan akan membuat perjanjian kerja, ada baiknya untuk mempelajari dan memahami perjanjian kerja bersama ini terlebih dahulu ya! Agar tidak terjadi kesalah pahaman dan hal-hal yang tidak diinginkan.

Perjanjian Kerja Bersama | sumber: pexels.com

Perjanjian Kerja Bersama | sumber: pexels.com

Semoga artikel ini bermanfaat. Baca juga Jenis Perlindungan Tenaga Kerja yang harus kalian ketahui agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan ketika kalian sudah bekerja nanti ya! Semoga beruntung dan sukses selalu guys.

 

Artikel dan Fitur Lainnya

Cari Lowongan

Kategori Loker

Apa itu LokerBali.info

LokerBali.info adalah situs online yang menyajikan Informasi Lowongan Kerja di Bali terbaru. Pencari kerja dapat melamar pekerjaan dan Perusahaan dapat memasang Iklan Lowongan Kerja di LokerBali.info