Tentang Profesi: PROGRAMMER

Profesi programmer sudah ada sejak diciptakannya komputer. Keahlian dalam bahasa pemrograman sangat diperlukan oleh seorang programmer. Dalam software development tidak akan berhasil tanpa adanya seorang programmer.

Dalam programming, dapat dibagi menjadi beberapa bagian berdasarkan output yang dihasilkan, yaitu sebagai berikut:

Sumber: Pexels.com

 

  1. Hardware Programmer

    Programmer ini termasuk dalam bagian dari hardware engineer. Mereka melakukan programming secara low level hardware, misalnya mikrokontroler, embeded sistem, PLC atau device lainnya. Programmer jenis ini mendominasi di saat baru diciptakannya komputer. Karena cara memprogram komputer waktu itu mirip dengan cara memprogram mikrokontroller saat ini. Dahulu bahasa yang digunakan adalah bahasa mesin, namun untuk saat ini bahasa yang digunakan adalah bahasa assembly dan C.

  2. System Programmer

    System Programmer dalam bekerja menggunakan low level dan medium level language. Mereka biasa dipekerjakan dalam mengembangkan sistem operasi dan modul-modul pendukungnya. Para pengembangan driver untuk periferal dan programming dalam SIM/UIM card juga digolongkan ke programmer jenis ini. Perbedaan system programmer dengan hardware programmer adalah: System programmer bekerja pada tahap pengembangan suatu platform / sistem operasi atau yang terkait erat dengannya untuk dijadikan sebagai landasan (platform) bagi pengembangan selanjutnya, sedangkan hardware programmer bekerja pada tahap implementasi suatu produk agar sesuai dengan requirement end user. System Programmer biasanya menggunakan bahasa Assembly, C/C++ dan kemungkinan menggunakan C# bila sistem operasi yang menggunakan managed code (.Net) benar-benar diluncurkan.

 

 

  1. Application Programmer

    Profesi yang termasuk dalam Application Programmer yang sering kalian dengar adalah “Application Developer”, “Software Developer”, “Web Developer”, “Enterprise Developer” atau “Developer” saja. Dalam dunia kerja di Indonesia, Programmer inilah yang cukup populer. Karena aplikasi adalah jenis software yang paling banyak digunakan. Perbedaan istilah “application” dengan “software”. Singkatnya, dalam dunia IT, yang disebut application sudah pasti adalah sebuah software, sedangkan software belum tentu sebuah application. Software yang bukan termasuk aplikasi contohnya adalah operating system, device driver, protocol dll. Sedangkan yang dikenal sebagai aplikasi adalah software seperti office suite, image editor, games, sistem informasi retail/swalayan, sistem informasi pendidikan, sistem informasi hotel/retaurant, sistem informasi manajeman gudang, sistem informasi logistik, ERP (Enterprise Resource Planning), SCM (Suply Chain Managemant), CRM (Customer Relationship Managemant) , sistem bank, sistem airline dan masih banyak lainnya. Bahasa yang digunakan oleh Application Programmer adalah high level language seperti Java, C#, Visual Basic (VB), VB.Net, Delphi, PHP dll. Bahasa – bahasa ini digunakan karena dapat mempercepat pekerjaan dari Application Programmer.

Sumber: Pexels.com

Jika dilihat dari cakupan keahlian yang dibutuhkan oleh seorang Application Programmer, jenis aplikasi dapat dibagi menjadi 4, yaitu:

  • Desktop Application (aplikasi yang berwujud Windows Form, WPF, XWindows atau jenis GUI lainnya yang berjalan di O/S masing-masing)
  • Web Application (aplikasi yang user interface-nya berwujud HTML dan diakses dengan web browser,  biasa dikembangkan dengan framework PHP, ASP.Net, Java, Spring, Ruby on Rails dll )
  • Database Application (aplikasi yang memerlukan akses ke database menggunakan teknologi seperti ADO.Net, OLEDB, ODBC, JDBC, ORM, Hibernate dll)
  • Distributed Application (aplikasi terdistribusi/server service seperti Web Service, J2EE, WCF, COM+ dll)

    Walaupun digolongkan dalam ke empat macam keahlian tersebut, seringkali seorang application programmer harus memiliki keahlian di beberapa jenis aplikasi untuk dapat menghasilkan aplikasi yang berguna. Contohnya: Web programmer harus memiliki kemampuan dalam web application dan database application untuk dapat mengembangkan aplikasi web yang memerlukan database sebagai penyimpanan data. Tidak sedikit pula programmer yang memiliki keahlian di seluruh jenis aplikasi sehingga sering disebut disebut enterprise application developer.

 

Sumber: Pexels.com

Tugas – tugas yang biasanya dikerjakan oleh seorang programmer adalah:

  1. Mengembangkan/membangun software, terutama dalam tahap construction dengan membuat coding dengan bahasa pemprograman yang ditentukan.
  2. Mengimplementasikan requiremant dan desain proses bisnis ke komputer dengan menggunakan algoritma /logika dan bahasa pemprograman
  3. Melakukan testing terhadap software bila diperlukan

 

 

Keahlian yang perlu dimiliki oleh programmer:

  • Menguasai Algoritma dan logika pemprograman (ini penting sekali)\
  • Memahami metode, best practice dan tool/pemodelan pemprograman seperti OOP, design pattern, UML (kemampuan membaca dan menerapkan)
  • Menguasai salah satu atau beberapa bahasa pemprograman populer seperti C++, VB, PHP, C#, Java, Ruby dll (untuk web developer perlu juga menguasai HTML, DHTML, CSS, JavaScript dan AJAX)
  • Memahami RDBMS dan SQL (Structured Query Language)
  • Menguasai bahasa Inggris (hal ini sangat penting saat ini karena bahasa en-US merupakan bahasa ibu di dunia IT)

Cari Lowongan

Tips dan Triks

Apa itu LokerBali.info

LokerBali.info adalah situs online yang menyajikan Informasi Lowongan Kerja di Bali terbaru. Pencari kerja dapat melamar pekerjaan dan Perusahaan dapat memasang Iklan Lowongan Kerja di LokerBali.info