Makna Hari Suci Pagerwesi

Makna Hari Raya Pagerwesi Umat Hindu Bali

Makna Rahina Suci Pagerwesi Umat Hindu Bali– Rahina Pagerwesi, merupakan salah satu Hari Raya Umat Hindu. Hari Raya Pagerwesi dirayakan setiap 6 bulan sekali tepatnya pada Buda Kliwon Sinta. Dalam perayaan hari suci ini, tentunya Umat Hindu akan melakukan persembahyangan di Pura sembari menghaturkan persembahan berupa banten atau sesajen. Namun tahukan anda makna dari perayaan Hari Suci Pagerwesi ini?

Makna Hari Raya Pagerwesi

Makna Hari Suci Pagerwesi
Makna Hari Suci Pagerwesi | Image Source : Pinterest.com

Pada perayaan Hari Suci Pagerwesi, dipujanya Sang Hyang Pramesti Guru yaitu manifestasi Tuhan sebagai guru dari alam semesta. Berasal dari kata “Pager” yang berarti “Pagar atau Pelindung”, kemudian “Wesi” yang berarti “Besi”. Pada saat inilah umat dapat memagari diri dengan iman dan kesucian diri agar terhindar dari kegelapan dan menerima kemuliaan tuhan. Pemujaan di rumah dilakukan di Sanggah dan Pamerajan kemudian dilanjutkan ke Pura Khayangan Jagat.

Perayaan Hari Suci Pagerwesi masih serangkaian dengan perayaan Hari Suci Saraswati. Dalam perayaan Saraswati, Umat Hindu memuja Shakti Brahma sebagai sumber dari segala pengetahuan dan sumber kebijaksanaan. Hari Raya Pagerwesi dan Hari Raya Saraswati memiliki kaitan yang erat. Dimana setelah Saraswati yang bertepatan pada dina Saniscara (Sabtu), terdapat beberapa tahapan hari yang saling berhubungan menuju Hari Raya Pagerwesi.

Makna Hari Suci Pagerwesi
Makna Hari Suci Pagerwesi | Image Source : Pexels.com

 

Tepatnya pada Redite (Minggu), hari penyucian diri dengan membersihkan diri di Segara (Pantai) atau pada mata air, disebut Rahina Banyupinaruh. Kemudian, pada dina Soma (Senin) disebut sebagai Somaribek. Dina Anggara (Selasa) dinamakan Sabuh Mas, hari umat manusia akan menerima pahala dan rezeki, jika menggunakan pengetahuan di jalan Dharma. Sabuh Mas juga memberikan pengetahuan itu supaya menjadi berguna. Pada hari tersebut, Umat Hindu di Bali memuja Sang Hyang Widhi dalam manifestasinya sebagai Mahadewa.

Tepatnya dina Buda (Rabu), yaitu Buda Kliwon Sinta atau Hari Raya Pagerwesi. Pagerwesi yang berguna untuk melindungi atau membentengi ilmu pengetahuan sudah digunakan dalam fungsi kesucian. Dapat dijaga agar selalu menjadi pedoman bagi umat manusia, sehingga dapat menjadi pegangan hidup yang kuat dan tidak disalahgunakan. Hari Raya Pagerwesi memuliakan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dengan manisfestasinya sebagai Sang Hyang Pramesti Guru.

Sekian Makna Hari Raya Pagerwesi Umat Hindu Bali. Semoga informasi ini bermanfaat dan membantu anda untuk memahami makna Hari Suci Pagerwesi. Simak artikel menarik lainnya disini.

Terima kasih.

Artikel terbaru

Kategori