Makna Hari Raya Saraswati Bagi Umat Hindu Bali

Makna Hari Raya Saraswati Bagi Umat Hindu Bali

Makna Hari Raya Saraswati Bagi Umat Hindu Bali –  Hari Raya Saraswati merupakan salah satu hari raya umat Hindu di Bali. Hari suci ini diperingati setiap enam bulan sekali (210 hari) tepatnya pada Saniscara atau Sabtu Umanis Wuku Watugunung. Saat memperingati hari suci Saraswati ini, biasanya umah Hindu di Bali akan melakukan persembahyangan.

Makna Hari Raya Saraswati 

Gambar Dewi Saraswati
Dewi Saraswati | Image Source : Shutterstock.com

Hari Raya Saraswati dipercaya sebagai hari turunnya ilmu pengetahuan. Saraswati dalam etimologi Hindu memiliki dua suku kata yakni Saras dan Wati. Saras yang memiliki arti ucapan, pekataan attau sesuatu yang mengalir, sedangkan Wati berarti seseorang yang mempunyai pengetahuan. Jadi Saraswati bermakna seseorang atau pribadi yang berilmu pengetahuan.

Dengan ilmu pengetahuan, manusia bisa terhindar dari kegelapan. Dengan tuntunan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam menifestasinya sebagai Dewi Saraswati. Sehingga nantinya diharapkan tercipta kemakmuran, kemajuan,perdamaian dan meningkatkan keberadaban bagi peradaban manusia.

Maka dari itu, umat Hindu wajib untuk memperingati hari turunnya ilmu pengertahuan dengan melakukan persembahan kepada Sang Hyang Aji Saraswati (Dewi Saraswati). Mengucapkan rasa syukur dan terima kasih atas anugrah ilmu pengetahuan yang telah diberikan sehingga dapat menjadi manusia yang beradab dan berbudaya.

Biasanya pada hari suci ini, para siswa di Bali akan melakukan persembahyangan. Disetiap sekolah akan melakukan piodalan kepada Sang Aji Saraswati untuk mengucapkan syukur dan terima kasih, serta memohon tuntunan ilmu pengetahuan. Selain siswa, para penekun kerohanianpun juga akan melakukan persembahyangan.

Brata dilakukan dari pagi sampai siang hari tersebut tidak diperkenankan untuk menulis ataupun membaca. Bagi beberapa orang akan melakukan brata penuh selama 24 jam, dan pada malam harinya akan melakukan semadi.

Banyupinaruh juga terkait dengan Hari Raya Saraswati. Banyupinaruh merupakan hari raya awal memasuki pawukon baru. Pada saat tersebut, umah Hindu biasanya akan mencari sumber air, seperti laut, campuhan ataupun sumber air (klebutan). Karena dihari tersebut, sangat baik untuk kita melakukan pengelukatan (meruwat) untuk membersihkan diri dengan air dan membersihkan pikiran serta jiwa dengan ilmu pengetahuan.

Selain Banyupinaruh, Hari Saraswati juga memiliki kaitan erat dengan perayaan Hari Raya Pagerwesi. Datang pada Rabu (Budha) Kliwon Wuku Sinta, tepat 4 hari setelah Saraswati. Maka dari itu, kedua hari raya ini sangatlah berkaitan dan berkaitan juga dengan ilmu pengetahuan.

Ucapan Hari Raya Saraswati

Pada hari raya ini ada baiknya jika kita saling mengucapkan selamat kepada teman atau saudara sedharma. Apalagi jika memiliki sanak saudara yang tidak tinggal di Bali. Alangkah baiknya kita mengucapkan sebagai tanda silaturahmi dan menjaga hubungan baik. Berikut beberapa Ucapan Hari Raya Saraswati yang bisa kamu kirimkan melalui pesan whatsapp, sebagai caption instagram atau lainnya :

Ucapan Hari Raya Saraswati

  1. Rahajeng Rahina Saraswati, semoga Ida Sang Hyang Widhi selalu menganugerahkan ilmu pengetahuan dan kreatifitas yang baik bagi kita semua.
  2. Rahajeng Rahina Saraswati, Semoga dengan turunnya ilmu pengetahuan, akan dapat membuat kita bijak dalam segala hal.
  3. Selamat Hari Raya Saraswati, semoga Sang Aji Saraswati selalu memberikan pengetahuan dan kebijakan untuk semua umat manusia.
  4. Persembahan berupa ilmu pengetahuan lebih bermutu dibandingkan dengan materi. Dan dalam keseluruhannya, semua kerja ini berpusar pada ilmu pengetahuan, Rahajeng Rahina Suci Saraswati.
  5. Rahajeng Saraswati, semoga ilmu pengetahuan senantiasa menerangi pikiran setiap umat manusia.

Lambang Dewi Saraswati

Lambang Dewi Saraswati
Ilustrasi Lambang Dewi Saraswati | Image Source : Shutterstock.com

Dewi Saraswati tentunya sudah tidak asing lagi bagi Umat Hindu di Bali. Digambarkan sebagai Dewi cantik berpakaian putih bersih dan duduk diatas bunga teratai dengan berwana seekor angsa. Berlengan empat, yang dimasing-masing tangannya memegang pustaka suci, gemitri, dan alat musik. Berikut makna dari simbol-simbol pada wujud dari Dewi Saraswati :

  • Berpakaian putih sebagai simbol dari ilmu pengetahuan yang putih bersih dan suci.
  • Alat musik (Veena) bermakna seni musik dan budaya sehingga muncul suara yang harmonis, terutama keharmonisan pikiran dan kehidupan manusia dengan lingkungan.
  • Gemitri adalah simbol ilmu pengetahuan.
  • Pustaka Suci memiliki makna simbol ilmu pengetahuan.
  • Teratai simbol dari ilmu pengetahuan itu bersifat abadi, terlihat indah dan subur diatas air.
  • Angsa memiliki simbol kebijaksanaan yang bisa memisahkan dan membedakan baik dan buruk dengan sempurna.
  • Burung merak yang terlihat anggun melambangkan kewibawaan.

Demikianlah Makna Hari Raya Saraswati Bagi Umat Hindu Bali, beserta ucapan dan filosofi dari sosok Dewi Saraswati. Semoga bermanfaat dan dapat membantu anda untuk mengetahui dari makna dan filosofi hari raya umat Hindu yang suci ini. Jangan lupa untuk simak berbagai artikel menarik tentang makna hari raya di Bali hanya di Loker Bali Info Blog. Follow juga Instagram @lokerbali.info untuk mendapatkan informasi lowongan kerja terbaru di Bali.

Mungkin Kamu Juga Suka