UMP Bali Tahun 2022 Naik Rp22 Ribu

UMP Bali Tahun 2022 Naik Rp22 Ribu

UMP Bali Tahun 2022 Naik Rp22 Ribu – Pemerintah Provinsi Bali (Pemprov Bali) menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) untuk 2022 sebesar Rp2.516.971 atau dapat dikatakan naik sekitar Rp. 22.971 dibandingkan UMP tahun 2021.

Dikutip dari Anatara, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan ESDM Bali Ida Bagus Ngurah Arda, mengatakan “UMP untuk tahun 2022 sebesar Rp2.516.971 sudah ditetapkan oleh Gubernur Bali pada 18 November 2021”

UMP Bali Tahun 2022

UMP Bali tahun 2021 yang naik sekitar 0,98% tersebut, ditetapkan berdasarkan Keputusan Gubernur Bali Nomor 779/03-M/HK/2021 tentang Upah Minimum Provinsi. Pada tahun 2021, UMP bali berada di angka Rp2.494.000.

Ida Bagus Ngurah Arda, juga menyebutkan pihaknya telah menghitung berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Menurutnya, berbagai variabel dipakai untuk menghitung UMP. Diantaranya, tingkat konsumsi per orang, jumlah rata-rata keluarga pekerja, tingkat inflasi, hingga pertumbuhan ekonomi. “Itu sudah tidak dapat diutak-atik lagi, tinggal dimasukan ke formulanya. Lumayan kenaikannya”, ujarnya.

Berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan UMP 2021, Ida Bagus Ngurah Arda mengakui bahwa tidak semua perusahaan membayar penuh upah pekerja sesuai dengan UMP karena dampak pandemi Covid-19.  ” Karena dampak pandemi Covid-19, waktu bekerja berkurang yang berpengaruh terhadap produktivitas perusahaan, sehingga upahnya tidak dibayar penuh sesuai UMP,” ujarnya.

UMP Bali Tahun 2022 Naik Rp22 Ribu
Ilustrasi Gaji | Image Source : Shutterstock.com

Beberapa provinsi telah menetapkan UMP tahun 2022. Diantaranya Jawa Barat menetapkan UMP sebesar Rp.1,84 juta atau naik sekitar Rp.31 ribu dari tahun sebelumnya. DKI Jakarta menetapkan UMP 2022 sekitar Rp.4,45 juta atau naik sekitar Rp.37 ribu.

Pemprov Sumut menetapkan UMP 2022 sebesar Rp.2.553.609,94 yang berarti naik 0,93% dari tahun sebelumnya. Serta Pemprov Yogyakarta menetapkan UMP 2022 menjadi Rp.1.849.915,53 atau naik sekitar Rp.75 ribu.

Kementrian Ketenagakerjaan menyatakan, bagi pekerja atau buruh dengan masa kerja diatas satu tahun harus mendapatkan gaji dengan menggunakan aturan struktur dan skala upah. Mereka tidak boleh mendapatkan gaji sesuai upah minimum.

Direktur Jendral Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Kemnaker, Indah Anggoro Putri mengatakan, upah miniimum hanya boleh diberikan bagi pekerja dengan masa kerja di bawah satu tahun. Sementara di atas itu, maka harus menggunakan struktur dan skala upah yang berbasis pada kinerja pekerja dan kemampuan perusahaan.

UPAH MINIMUN KABUPATEN/KOTA  TAHUN 2022

UPAH MINIMUN KABUPATEN/KOTA

TAHUN 2022

2021

KABUPATEN/KOTA

2022

Rp. 2.930.092,64

BADUNG

Rp. 2.961.285,40
Rp. 2.770.300,00

DENPASAR

Rp. 2.802.926,00
Rp. 2.627.000,00

GIANYAR

Rp. 2.656.009,00
Rp. 2.625.216,99

TABANAN

Rp. 2.643.778,66
Rp. 2.555.469,09

KARANGASEM

Rp. 2.555.470,00
Rp. 2.557.102,17

JEMBRANA

Rp. 2.563.363,76
Rp. 2.538.000,00

KLUNGKUNG

Rp. 2.540.848,00
Rp. 2.538.000,00

BULELENG

Rp. 2.542.312,33
Rp. 2.494.810,00

BANGLI

Rp. 2.516.971,00

 

Sumber :

https://disnakeresdm.baliprov.go.id/wp-content/uploads/2020/11/SK-UMK-BALI-TH.2021.pdf

https://www.baliprov.go.id/web/keputusan-gubernur-bali-tentang-upah-minimun-kabupaten-kota-tahun-2022/

***

Sekian UMP Bali Tahun 2022 Naik Rp22 Ribu, semoga informasi ini bermanfaat dan dapat membantu. Simak berbagai artikel menarik lainnya seputar dunia kerja hanya di Lokerbali.info Blog.

Mungkin Kamu Juga Suka